Cara menang di Penalty Kings: tips adu penalti
Penalty Kings setengahnya soal menendang dan setengahnya lagi soal menjaga gawang, dan kamu butuh keduanya untuk menjadi juara. Keenam tim makin tangguh seiring perjalanan: kiper mereka bereaksi lebih cepat dan lebih pandai membaca tendanganmu, sementara penendang mereka makin jarang gagal. Berikut cara mencetak lebih banyak gol, menepis lebih banyak tendangan, dan bertahan di sudden death.
Main Penalty Kings ›
Tentukan sasaran dan jangan ragu
Sasaran terbaik ada tepat di sebelah dalam tiang, bukan di tengah gawang. Bidik sedikit ke dalam dari pojok, karena tendangan yang terlalu dekat dengan bingkai gawang bisa membentur tiang atau melebar. Pojok atas paling sulit dijangkau kiper, tapi kalau terlalu tinggi, bola akan melambung di atas mistar.
Putuskan arah tendangan sebelum mulai mengusap. Usapan yang ragu dan goyah akan mengirim bola ke tempat yang tidak kamu rencanakan. Satu gerakan mulus dan yakin dari bola ke sasaran pilihanmu memberi hasil paling konsisten, baik untuk tendangan rendah maupun tinggi.
Beri efek, tapi secukupnya
Usapan yang melengkung akan membelokkan bola di udara. Tendangan yang awalnya mengarah ke tengah lalu berbelok ke pojok sulit dibaca kiper. Jangan berlebihan: lengkungan besar sulit diperkirakan dan sering melebar dari tiang. Di keyboard, bidik dengan tombol panah dan tahan Spasi untuk mengatur tenaga.
Variasikan pojok sasaran
Kiper di babak-babak berikutnya makin pandai membaca tendanganmu, jadi jangan mengulang pola yang sama. Kalau tadi kamu mencetak gol ke kiri bawah, coba kanan atas berikutnya, lalu kembali lagi. Memvariasikan ketinggian sekaligus sisi memberimu empat sasaran nyata dan membuat tim yang lebih kuat terus menebak-nebak sampai final.
Menepis penalti
Saat menjadi kiper, perhatikan ancang-ancang penendang sebelum mengetuk. Melompat terlalu cepat adalah kesalahan paling umum. Tunggu sampai penendang menunjukkan arahnya, lalu ketuk sisi gawang tempat kamu ingin melompat. Penendang terbaik pun sesekali gagal, jadi bersabarlah dan biarkan mereka yang membuat kesalahan.
Menghadapi sudden death
Kalau adu penalti berakhir imbang, permainan berlanjut ke sudden death, satu tendangan per tim. Di sini, mainkan tendanganmu dengan aman. Tendangan tenang dan terarah ke pojok yang paling kamu andalkan lebih baik daripada mencoba pojok atas yang berisiko, karena satu kegagalan bisa mengakhiri perjalananmu dan memulangkanmu ke tim pertama.
Pertanyaan
- Pojok mana yang paling bagus untuk penalti?
- Pojok mana pun bisa, asalkan bola masuk tepat di sebelah dalam tiang. Variasikan sisi dan ketinggiannya.
- Kenapa tim-tim berikutnya lebih sering menepis tendanganku?
- Setiap kiper bereaksi lebih cepat dan lebih pandai membaca tendangan daripada kiper sebelumnya. Bidik lebih dekat ke pojok dan lebih sering berganti arah.
- Apakah sebaiknya cepat melompat saat jadi kiper?
- Tidak. Perhatikan ancang-ancangnya dan tunggu selama mungkin sebelum mengetuk.
Main Penalty Kings ›